Cara Mudah Mendapatkan Pelanggan

Rabu, 27/10/2010 | 16:29 WIB
KOMPAS.com - Banyak orang yang menganggap, memprospek pelanggan kerap diibaratkan memancing hanya dengan tongkat dan tali pancing. Begitu pancing dilempar ke sungai atau ke laut, pancingan akan menarik perhatian ikan. Namun menurut Tom Hopkins, konsultan untuk superior sales training di perusahaannya (Tom Hopkins International), yang sering dilupakan orang adalah, memilih lokasi untuk melemparkan kail tersebut, dan umpan apa yang disukai ikan.
Dalam hal memilih tempat memancing, misalnya, Anda perlu menentukan kriteria pelanggan Anda. Seorang pelanggan ideal setidaknya harus memenuhi lima kriteria berikut:
1. Usianya antara 25 dan 35 tahun
2. Menikah   
3. Tinggal dalam radius 8 km dari lokasi toko Anda   
4. Memiliki anak usia sekolah   
5. Berkendara sejauh setidaknya 48 km setiap minggu
Menurut Hopkins, jika Anda tidak dapat menyebutkan paling tidak lima karakteristik konsumen yang ingin Anda jangkau, bisnis Anda tidak akan cepat berkembang. Untuk mendapatkan karakteristik tersebut, coba amati tiga pelanggan Anda yang utama. Apa persamaan mereka? Dari jawaban tersebut, Anda akan mengetahui karakteristik pelanggan Anda.
Setelah itu, mulailah menggambarkan pelanggan Anda. Apakah mereka remaja? Wirausahawan? Atau perempuan usia matang? Pikirkan tentang mereka sebagai kelompok pelanggan. Anda mungkin memiliki layanan yang disukai remaja, tetapi siapa yang menginvestasikan uangnya? Pasti orangtuanya. Maka Anda akan membutuhkan lebih dari satu strategi pemasaran untuk melakukan penjualan.
Setelah itu, Anda perlu mencari cara untuk menjangkau calon konsumen Anda ini. Jika Anda mengincar ibu rumah tangga, dimana Anda dapat menemukan mereka selain di sekolah? Bisa jadi di hipermarket, minimarket, tempat cuci mobil, tempat senam, atau di kedai-kedai makanan. Di tempat-tempat ini Anda bisa menempelkan poster atau flyer usaha Anda di bulletin board-nya, terutama yang lokasinya dekat dengan sekolah. Jangan lupa, perempuan adalah mahluk yang impulsif. Mereka mudah tergoda dengan brosur-brosur penawaran produk.
Bila segmen dari produk Anda adalah perempuan dengan penghasilan tinggi, dimana mereka bisa Anda temui? Apakah di restoran fine dining, di tempat-tempat pelangsingan tubuh, atau di klinik-klinik kecantikan? Tempat-tempat ini mungkin tidak memungkinkan Anda untuk sembarangan menempelkan atau membagikan brosur. Tetapi coba cari dimana biasanya terdapat papan tempat mengiklankan produk. Anda juga bisa mencoba membuat mailing list untuk orang-orang yang menjadi member di tempat pelangsingan, klinik kecantikan, atau pusat kebugaran tersebut.
Namun, cara termudah untuk mendapatkan pelanggan baru adalah dengan meminta nama-nama mereka dari pelanggan yang sudah ada. Anda hanya perlu memintanya. Anda tentu tidak bisa langsung meminta nama teman-teman dari pelanggan Anda. Tanyalah, misalnya, "Biasanya kalau lagi ke klinik sama siapa saja, Bu?" Atau, "Teman-teman Ibu sudah punya perlengkapan yang dibutuhkan untuk senam atau belum?".
Cara lain adalah dengan menawarkan diskon khusus untuk pelanggan, jika mereka mau membawa konsumen baru. Konsepnya semacam member get member. Bila mereka membawa satu pelanggan, akan mendapatkan bonus produk tertentu. Bonus akan bertambah besar bila mereka membawa pelanggan baru lebih banyak. Kunci dari pemberian bonus atau gimmick semacam ini adalah menawarkan sesuatu yang cukup bermanfaat bagi pelanggan, sehingga mereka bersedia mengajak teman untuk ikut menggunakan produk atau jasa Anda.
Anda bisa bekerjasama dengan kedai kopi atau toko buku tertentu, misalnya, untuk memberikan gift voucher bagi pelanggan. Dengan demikian, Anda juga akan mendapat balasan promosi dari pemilik bisnis yang Anda ajak kerjasama.

Seks Bukan Penyebab Utama Perceraian

Seks Bukan Penyebab Utama Perceraian
Senin, 28/7/2008 | 12:26 WIB
SEBAGIAN besar kasus perceraian terjadi akibat buruknya komunikasi pasangan suami istri, dan bukan semata-mata karena masalah seks. Tercatat sekitar 58 persen kasus perceraian disebabkan faktor komunikasi, sementara masalah seks menempati urutan kedua dalam kasus perceraian.

Pakar ginekologi (ahi kandungan) dr Boy Dian Nugraha di Balikpapan, Senin (28/7),  menyebutkan, kasus perceraian yang  disebabkan faktor seks hanya sekitar 29 persen saja, sementara sisanya dipicu masalah lain, seperti faktor ekonomi. Boyke sendiri tidak menyebutkan berapa jumlah kasus perceraian.

Menurut dia, mewujudkan rumah tangga yang harmonis merupakan dambaan pasangan suami istri (pasutri), tapi hal ini tidak mudah dilakukan. "Mereka akan menghadapi pernak-pernik kehidupan, mulai dari perbedaan adat istiadat dan kebiasaan satu dengan lainnya," ujarnya.

Dalam menjalani rumah tangga, Boyke menyarankan pasutri bersikap saling menghormati, bertanggung jawab, mau berkorban, dan beradaptasi dengan kebiasaan atau adat istiadat masing-masing keluarga besar pasangan.

"Salah satu faktor pendukung menciptakan keharmonisan keluarga adalah dengan melakukan komunikasi yang baik dengan pasangannya. Dengan adanya komunikasi yang terbuka dan terjalin dengan baik, masing-masing pasangan dapat saling berbagi rasa dan saling mengetahui isi hati satu sama lainnya," terangnya.
    
Menurut dia, komunikasi pasutri itu antara lain dalam hal kapan melakukan hubungan seksual atau bagaimana melakukannya, memilih alat kontrasepsi, dan lainnya.
 
Komunikasi yang baik, menurut dia, merupakan elemen terpenting dalam berhubungan intim.  "Kehidupan seksual yang sehat adalah sumber kebahagiaan dalam hidup berumah tangga, dan seks merupakan salah satu bagian hidup yang penting bagi manusia dalam berproduksi untuk memberikan generasi penerus," katanya.
   
Mengenai rahasia perkawinan yang sukses, katanya, di antaranya komunikasi yang baik, kecocokan sifat, cara pemecahan konflik, seks, sikap religius, cara memanfaatkan waktu luang, keuangan, serta anak dan sanak keluarga.

10 Jurus Agar Pria Menjadi Pasangan Yg baik


Kamis, 28/10/2010 | 19:51 WIB
KOMPAS.com - Pria juga termotivasi memperbaiki kualitas diri untuk menyenangkan pasangannya. Rupanya tak sulit bagi pria melakukan cara sederhana, demi mendapatkan pengakuan sebagai pasangan yang baik dan penuh pengertian.
1. Bersikap tak egois. Rupanya pria menyadari sikap egois kerapkali memancing emosi pasangan. Mereka pun berusaha mengatasi kegoisan diri. Caranya, pria akan memberikan perhatian penuh terhadap pasangan dan menemani kegiatan yang disukai pasangannya tanpa pamrih. Pria yang melakukan hal ini hanya fokus pada satu tujuan, menyenangkan pasangan dan membuat wanitanya merasa spesial.
2. Mencari zona sensitif. Gairah seks pasangan menikah tetap terjaga, dengan usaha si pria mencari zona sensitif wanitanya. Jadi, Anda tak perlu meminta pria yang baik untuk memberikan kepuasan seksual. Karena, pria baik akan berinisiatif melakukan apa saja untuk memuaskan pasangan, tanpa diminta. Pria seperti ini tak berhenti pada area payudara atau kelamin untuk memuaskan pasangannya. Pria yang baik, bisa mengerti kebutuhan perempuan yang ingin juga diperhatikan pada bagian tubuh lainnya. Seperti telinga, bagian belakang lutut, paha bagian dalam, kaki, dan mulut.
3. Tak ragu memuji pasangannya. Pria yang baik memahami perempuan senang dipuji. Jadi, pria tipe ini takkan ragu menyampaikan pujian untuk membangkitkan mood pasangannya. Bahkan, pria ini tak hanya menggunakan kata untuk mengekspresikan pujian. Jangan heran ketika tiba-tiba saja, pasangan Anda meluncurkan ciuman bergelora untuk mewakili pujiannya.
4. Mendahului seks dengan foreplay. Seks menjadi fokus lain yang dilakukan pria untuk menyenangkan pasangannya. Melakukan foreplay, memanjakan pasangan, dan membuatnya nyaman lebih diutamakan daripada langsung penetrasi. Di sinilah pria ingin menunjukkan perhatian dan ketidakegoisannya.
5. Menciptakan intimasi. Pria juga ingin memenangkan hati pasangannya. Salah satunya melalui seks. Meski kadang spontanitas membuat pasangan menikah lebih bergairah, namun pria juga punya cara membangun intimasi bersama pasangan. Caranya, pasangan akan membisikkan atau mengatakan bahwa ia ingin meluangkan waktu bersama dengan Anda pada pagi atau sore hari.
6. Tak pernah memaksa. Untuk menjadi pria yang diinginkan wanitanya, ia takkan memaksa pasangan melakukan hal yang tak disukainya. Termasuk dalam urusan hubungan seks. Pria juga menyadari, memaksa pasangan melakukan pose seks tertentu, yang tidak nyaman baginya, hanya akan meruntuhkan mood. Jadi, ia takkan pernah melakukan itu.
7.  Berkuasa namun juga tak sungkan bertanya. Pria boleh saja mahir dalam seks. Namun pria baik akan bertanya respons pasangan usai bercinta. Tak lantas hanya menunjukkan kekuatannya, pria baik juga akan meminta pendapat pasangan untuk menyenangkan hatinya.
8. Membantu pasangan meraih orgasme. Bukti perhatian pria baik adalah memberikan waktu kepada pasangan menikmati hubungan seks. Tujuannya agar mood pasangan tetap terjaga dan membantunya meraih orgasme.
9. Mengajak bicara. Cara lain yang juga digunakan pria menyenangkan hati pasangan adalah berkomunikasi. Pria baik akan selalu memerhatikan apa yang diinginkan pasangannya, serta bagaimana perasaannya.
10. Merawat fisik. Bentuk paling sederhana yang dipilih pria untuk menunjukkan kepeduliannya adalah merawat diri. Dengan tubuh lebih segar dan bersih, pria berharap pasangannya selalu merasa nyaman berdekatan dengannya.

4 mitos kesehatan

4 Mitos Kesehatan yang Salah Kaprah
Kedinginan ternyata tidak memengaruhi sistem kekebalan Anda, sehingga menyebabkan Anda kena flu.
Kamis, 28/10/2010 | 12:13 WIB
KOMPAS.com — Anda pernah mendengar bahwa Anda tidak boleh menelan permen karet karena permen itu bisa menempel di perut dan menimbulkan masalah? Atau Anda tidak boleh langsung mandi setelah makan?
Ada beberapa ajaran orangtua yang disampaikan kepada kita tanpa penjelasan yang ilmiah. Kita pun menerima saja masukan tersebut tanpa mengetahui alasan di baliknya. Kini, sebaiknya Anda mulai menguraikan apa yang menyebabkan munculnya mitos-mitos semacam itu.
Tidur dalam keadaan rambut basah sehabis keramas bisa bikin flu? Hanya karena Anda kedinginan dan basah, tidak berarti Anda bisa jadi flu; begitu juga bila Anda keluar rumah dengan rambut yang masih basah. Flu disebabkan oleh virus sehingga Anda hanya akan terkena flu bila terpapar virus.
Jim Sears, dokter anak di San Clemente, California, pernah mengadakan penelitian di Common Cold Research Unit di Salisbury, Inggris. Saat itu, peneliti menyuntikkan virus flu ke hidung sekelompok relawan. Separuh dari kelompok tersebut diminta masuk ke ruangan yang hangat, sementara sisanya diminta mandi lalu berdiri dalam keadaan basah kuyup di lorong selama setengah jam. Setelah itu, mereka berpakaian, lalu mengenakan kaus kaki basah selama beberapa jam berikutnya. Hasilnya, kelompok yang basah ini ternyata tidak mengalami flu. "Kedinginan ternyata tidak memengaruhi sistem kekebalan Anda," kata Sears.
Jika Anda pura-pura jereng, mata Anda tidak bisa kembali normal "Menjerengkan mata secara sukarela tidak berbahaya," ucap W Walker Motley, asistan profesor ophthalmology di University of Cincinnati College of Medicine. Namun, jika Anda melihat anak atau teman Anda melakukan hal ini berulang kali (ketika ia tidak sedang membanyol atau menirukan karakter kartun), mungkin ia memang punya masalah penglihatan.
Permen karet bisa bertahan di perut selama tujuh tahun Waktu kecil, kita sering ditakut-takuti bahwa permen karet tidak boleh ditelan karena bisa menempel di dinding perut. Kenyataannya, walaupun tertelan, permen karet tidak akan ngendon di sana selamanya. "Seperti benda non-makanan lain yang sering ditelan anak-anak, cairan bisa membawa permen karet melalui saluran usus, dan dalam beberapa hari akan dibuang," ujar David Pollack, dokter senior di Children’s Hospital of Philadelphia Care Network.
Selain itu, meski permen karet tidak mudah hancur di dalam sistem pencernaan, hal itu juga tidak akan menyebabkan sakit perut.
Anda tak boleh berenang satu jam setelah makan "Setelah makan, makin banyak aliran darah menuju sistem pencernaan, dan menjauh dari otot," kata Scott W Cohen, dokter anak di Beverly Hills, dan penulis buku Eat, Sleep, Poop: A Common Sense Guide to Your Baby’s First Year. Orang mungkin berpikir, jika langsung berenang setelah makan, maka kekurangan darah itu akan menyebabkan Anda kram dan tenggelam. Namun, hal ini tak akan terjadi.
"Anda mungkin akan kekurangan energi untuk berenang dengan penuh semangat. Namun, hal itu seharusnya tidak menghalangi kemampuan Anda untuk menguasai air atau bermain di air," tambah Sears.

Atur Posisi Bantal agar Makin Lalap

Atur Posisi Bantal agar Makin Lelap
.
Jumat, 9/7/2010 | 10:44 WIB
KOMPAS.com — Pernah merasa nyeri di leher, punggung, dan bahu saat bangun pagi? Jika iya, maka coba perbaiki posisi tidur dan tata letak bantal kita.

Rasa letih setelah seharian kerja membuat kita ingin langsung merebahkan diri di atas kasur dan segera tidur. Namun, yang terjadi keesokan harinya malah badan terasa nyeri semua. Jangan langsung menyalahkan kualitas tidur kita saja, tapi periksalah posisi tidur dan bantal kita terlebih dahulu. Posisi tidur yang benar adalah kunci untuk bisa bangun segara pada pagi hari tanpa rasa nyeri atau sakit. Hal ini disampaikan Dawn Underwood, DPT, OCS, ahli terapi fisik dari Mayo Clinic.

Untuk yang tidur menyamping, letakkan bantal di kepala dan di antara kedua lutut. Bila perlu, maka tambahkan gulungan handuk di bawah pinggang. Cara ini akan membantu meredakan ketegangan pada sendi tulang belakang dan mempertahankan kontur normal tulang.

Untuk yang tidur telentang, pertahankan kontur normal tulang belakang dan buat lutut kita lebih nyaman dengan cara menaruh bantal di kepala dan di bawah lutut kita. Tambahkan juga gulungan handuk pada punggung bagian bawah jika perlu.

Untuk yang tidur telungkup, taruh bantal di bawah panggul kita dan bila perlu tambahkan gulungan handuk di pergelangan kaki atau dekat mata kaki. Metode ini sangat baik untuk meredam rasa sakit bagi orang yang mengalami pembengkakan pada bantalan tulang belakang.

Untuk yang tidur berubah-ubah, tingkatkan kesehatan kontur tulang belakang kita seoptimal mungkin dengan cara memperbaiki posisi bantal yang disesuaikan dengan posisi awal tidur setiap kali kita terjaga.

Tips: Kita cukup menggunakan satu bantal saja untuk menyangga kepala dan leher. Untuk orang yang memiliki kebiasaan tidur telungkup, hindarilah menyangga kepala dengan bantal. Kondisi ini akan membuat tulang belakang menjadi tegang.

Mengusir Malas Saat Bangun Pagi

Mengusir Malas Saat Bangun Pagi
Senin, 2/3/2009 | 08:56 WIB
Bila Anda susah untuk bangkit dari tempat tidur setiap pagi, sebenarnya wajar-wajar saja. Coba atasi dengan siasat berikut ini.
Catat hal baik yang akan terjadi hari ini. Sebelum tidur, tempel catatan di jam weker berisi hal menyenangkan di keesokan hari. "Selama tidur terjadi perubahan hormon. Akibatnya, begitu terbangun di pagi hari, sebagian besar orang akan merasa bad mood. Dengan membayangkan senangnya makan siang bersama teman atau serunya acara televisi malam hari nanti, suasana hati akan membaik," kata Dana Lightman PhD, psikolog perilaku di Abington, PA.
Lupakan tombol snooze. Tombol snooze ada di jam weker. Fitur ini membuat alarm berhenti saat tombol dipencet, tapi beberapa saat kemudian berbunyi kembali. Orang menggunakan fasilitas ini agar dapat "bonus" tidur selama beberapa menit. Tetapi sebenarnya tindakan ini tidak dianjurkan. Begitu kita mematikan alarm, otak bisa "menebak" kalau alarm itu akan berbunyi lagi. Akibatnya, "bonus" waktu tidur itu pun tidak bisa kita lalui dengan tenang. Plus, saat terbangun, kita akan merasa lebih lelah. Strategi terbaik: pasang alarm sesuai jam yang diinginkan, kata Jodi Mindell PhD, associate director dari The Sleep Disorder Center di rumah sakit anak di Philadelphia. "Tidur tanpa gangguan sama sekali membuat kita lebih segar dan rileks."
Biarkan cahaya masuk. Seberkas cahaya matahari membuat kita lebih "terjaga". Jadi bacalah koran di dekat jendela atau jalan ke luar rumah sambil minum kopi. "Cahaya matahari memberi sinyal ke jam biologis kita untuk berhenti mengeluarkan melatonin, hormon yang membuat kita mengantuk," jelas James B Maas PhD, profesor dan mantan ketua departemen psikologi di Cornell University, New York. Cahaya juga meningkatkan kadar serotonin otak, senyawa kimia yang meningkatkan mood. Agar cahaya matahari bisa menyelinap ke kamar di pagi hari, buka tirai sebelum tidur malam. Jadi begitu matahari terbit, cahayanya masuk ke tempat tidur secara perlahan dan memberi tanda ke tubuh untuk bangun.
Pijatan yang membangunkan. "Memijat-mijat wajah akan memperlancar sirkulasi dan memancing kita untuk segera terbangun," kata Maggy Dunphy, General Manager di Aria Spa and Club di Vail, Co. Mulailah dari dahi, lalu turun ke dagu. Tepuk perlahan-lahan, lalu variasikan kecepatan, intensitas, dan lokasinya sampai mencakup seluruh wajah. Bonusnya: gerakan ini akan membuat wajah kita tidak hanya terlihat sehat, tetapi juga lebih bercahaya.
Minum segelas besar air putih. Air putih sangat baik untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama tidur. Bagusnya lagi, air putih memberi asupan tenaga secara instan. "Aktivitas tubuh membutuhkan air," kata Holly Andersen, MD, asisten profesor di bidang pengobatan di Weill Cornell Medical Center. "Bila tidak cukup air, sistem-sistem tubuh harus bekerja lebih keras dan akhirnya menyebabkan kelelahan." Kekurangan air 2% saja bisa membuat tubuh kelelahan secara fisik dan mental. Jumlah yang direkomendasikan Institute of Medicine adalah 11 gelas air per hari.
Berhubungan intim. Aktivitas fisik merupakan salah satu cara terbaik untuk melenyapkan kepeningan. Nah, bercinta di pagi hari akan meningkatkan kadar beberapa zat kimia yang berhubungan dengan stamina (testosteron), energi (dopamin), dan ketenangan (oksitosin), kata Helen E Fisher PhD, seorang profesor riset di departemen antropologi di Rutgers University, New Jersey. Cara yang sangat menyenangkan untuk mengawali hari indah bukan?
Mandi air dingin. Membayangkan air dingin mengguyur tubuh rasanya memang merupakan siksaan. Namun, air dingin justru "membangunkan" tubuh Anda sehingga tak ada lagi perasaan lemas. Anda juga tak akan terganggu lagi dengan udara dingin di luar rumah karena tubuh Anda sudah menyesuaikan diri. Ingat kan, ketika Anda sedang berada di tempat wisata berudara dingin, begitu selesai mandi Anda merasakan udara tak begitu dingin lagi. Setelah itu, Anda siap beraktivitas!

10 Trik Agar Bisa Bangun Pagi

10 Trik Agar Bisa Bangun Pagi
Selasa, 30/3/2010 | 18:44 WIB
KOMPAS.com - Sebenarnya setiap orang pasti bisa bangun pagi. Karena, kita semua pernah sekolah dan harus sudah berada di sekolah pukul 07.00. Aktivitas ketika dewasalah yang membuat kita terbiasa dengan jadwal yang kita atur sendiri. Sebagian orang, karena pekerjaannya, juga membuatnya harus terjaga hingga malam dan baru tidur dini hari.
Karena itu, ketika Anda harus mengubah kebiasaan itu menjadi bangun pagi setiap hari, jelas Anda merasa tersiksa. Namun, selalu ada cara untuk mengatasi hal-hal seperti ini.
1. Peregangan
Lakukan peregangan secara perlahan, seperti melakukan gerakan yoga atau memutar tubuh ke kanan dan ke kiri. Gerakan ini akan membantu tubuh mengumpulkan energi, dan membuat pikiran Anda fokus. Rasa melayang di kepala yang kerap terjadi akibat bangun terlalu pagi pun lenyap.

2. Bergerak
Begitu Anda mampu bangkit dari tempat tidur, lakukan beberapa gerakan untuk melancarkan peredaran darah. Melakukan crunch (berbaring dengan lutut tertekuk lalu mengangkat kepala, leher, dan pundak), push-up, atau melompat-lompat ringan, juga cukup membantu.

3. Hindari terlalu banyak kafein
Kafein memang bisa membuat Anda melek sepanjang hari, namun mengonsumsinya secara berlebihan (lebih dari dua cangkir pada pagi hari) bisa membuat Anda lemas pada tengah hari. Satu cangkir saja sudah cukup membuat kadar energi Anda stabil.

4. Minum
Ketika tidur, tubuh Anda menggunakan simpanan air dan karenanya akan kehilangan cairan saat Anda bangun. Rehidrasi tubuh Anda dengan beberapa gelas air dingin tak hanya akan menyegarkan tubuh, tetapi juga membantu menstimulasi sistem saraf dan pencernaan Anda. Minumlah air putih sebelum tubuh Anda terisi apa pun.

5. Buat jadwal teratur
Tubuh kita menyukai konsistensi. Mengikuti jadwal tidur dan bangun yang sama setiap hari akan membuat tubuh lebih mudah terbangun pada pagi hari. Anda pun akan merasa lebih bertenaga sepanjang hari.

6. Pilih alarm dengan musik lembut
Siapa pun tak akan suka terbangun karena suara weker yang memekakkan telinga. Anda juga bisa meningkatkan risiko terkena serangan jantung, karena suara yang mengagetkan bisa memperburuk kondisi orang dengan masalah jantung. Pilih ringtone pada ponsel yang memperdengarkan musik yang lembut, yang membangunkan Anda secara perlahan. Bila perlu, letakkan ponsel sedikit lebih jauh sehingga Anda harus bangkit untuk menonaktifkannya.
7. Redupkan cahaya
Matikan komputer atau TV satu jam sebelum Anda tidur. Cahaya terang bisa mengalihkan perhatian Anda, sehingga otak lebih sulit beristirahat. Dengan membangun suasana tidur yang lebih tenang, Anda bisa tidur lebih lelap, dan tubuh menyesuaikan diri untuk bangun lebih awal.

8. Segera mandi
Tahukah Anda, hal paling sulit dilakukan saat bangun pagi adalah mandi? Namun di situlah kuncinya. Segeralah mandi dengan air dingin untuk membangunkan sistem saraf Anda, dan membantu menyadarkan Anda. Usai mandi, tak ada lagi rasa malas karena pikiran dan tubuh Anda sudah "bangun".
9. Sarapan
Setelah "berpuasa" sepanjang malam, tubuh perlu energi untuk bergerak. Sarapan setiap pagi (meskipun hanya setangkup roti dengan selai atau buah-buahan) akan membuat Anda merasa lebih siap menghadapi aktivitas lebih awal.

10. Bernafas dalam-dalam
Bagi sebagian orang, bangun pagi bisa menjadi momen paling mencemaskan. Bayangan mengenai apa yang harus dihadapi di kantor, atau bagaimana mengatasi problem dengan pasangan, akan segera memenuhi pikiran. Maka segera setelah Anda bangun, ambil waktu untuk bernafas dalam-dalam untuk menenangkan tubuh dan pikiran. Awali hari dengan tenang, agar segala aktivitas berjalan sesuai dengan mood baik Anda.

7 Alasan Anda Perlu Bangun Pagi

7 Alasan Anda Perlu Bangun Pagi

Selasa, 26/10/2010 | 09:29 WIB
KOMPAS.com — Anda pernah mendengar slogan "Early to bed, early to rise, makes a man healthy, wealthy, and wise"? Slogan ini sungguh tepat karena ketika Anda tidur lebih cepat dan bangun lebih awal, Anda mendapat cukup waktu istirahat dan bangun dalam kondisi yang segar-bugar. Dengan kondisi ini, Anda bisa lebih meningkatkan produktivitas hidup Anda sepanjang hari.
Maka, untuk Anda yang masih belum bisa mendapatkan quality time akibat selalu begadang dan bangun kesiangan, coba pertimbangkan untuk lebih mengatur waktu. Bangun pagi itu menyenangkan, lho, karena Anda bisa mendapatkan waktu ekstra untuk melakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan.
1. Mengasah pikiran dan hati
Pagi hari merupakan waktu yang baik untuk pengembangan diri. Bacalah buku-buku  self-improvement atau buku biografi tokoh yang Anda kagumi, yang belum habis Anda baca. Baca buku ini pada pagi hari. Suasana yang masih tenang akan menjadi anugerah yang bisa Anda gunakan untuk mengembangkan diri Anda secara profesional, emosional, fisik, mental, dan spiritual. Pagi hari adalah waktu untuk mengasah pikiran dan hati.

2. Berolahraga
Tidur lebih awal membuat Anda mampu bangun pagi dengan bugar. Waktu yang masih ada bisa Anda gunakan untuk berolahraga, entah di rumah atau di gym dekat kantor.

3. Membereskan hal-hal kecil
Bereskan hal-hal kecil yang harus Anda lakukan lebih dulu untuk menyelesaikan tugas yang lebih besar pada hari itu. Misalnya, balas dulu e-mail-e-mail yang belum dibuka di inbox supaya rongrongan e-mail dari klien atau departemen lain di kantor tidak menyita perhatian Anda.

4. Meningkatkan produktivitas
Jika Anda mengawali hari lebih awal, Anda akan membuat hari terasa lebih panjang. Dengan demikian, Anda bisa melakukan lebih banyak hal dalam satu hari daripada biasanya. Jika pekerjaan Anda menumpuk untuk esok hari, tidurlah lebih awal, bangun lebih pagi, maka Anda bisa menyelesaikan tugas dengan lebih cepat.
5. Menggunakan waktu untuk berpikir
Pakar keuangan James Citrin pernah mengatakan, "Heningnya pagi sering kali terjadi ketika pikiran kita sedang jernih, dan memungkinkan untuk memecahkan persoalan penting." Artikelnya, Tapping the Power of Your Morning Routine, akan memberikan wawasan pada Anda betapa berharganya waktu pagi. Dalam artikel tersebut Jim juga melaporkan bahwa 80 persen pejabat perusahaan yang diwawancaranya bangun pukul 05.30 atau lebih pagi.

6. Melakukan meditasi
Meditasi menyebabkan keseimbangan emosional dan kesejahteraan diri. Jika Anda mengawali hari dengan bermeditasi, Anda akan membawa keseimbangan dalam hidup Anda sepanjang hari dan memperbaiki kualitas hidup Anda. Pagi menjadi waktu yang lebih baik untuk meditasi karena pikiran Anda masih segar, rileks, dan otak masih tajam.

7. Mengalahkan kemacetan
Warga Jakarta atau kota besar lain di Indonesia tentu tahu, jika Anda harus menempuh waktu puluhan kilometer menuju kantor setiap hari, Anda akan menghemat waktu jika berangkat ke kantor lebih awal. Dengan tiba di kantor lebih awal, Anda bisa menggunakan waktu yang masih ada untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai, entah itu membaca, olahraga, menelepon orangtua di kampung, merencanakan kegiatan dalam sehari, dan lain sebagainya. Daripada menggunakan waktu ini untuk mengarungi kemacetan, lebih baik memanfaatkannya untuk me time kecil-kecilan kan?

4 Hal penting Membangun kolam

Empat Hal Penting Membangun Kolam Ikan Koi

Selasa, 26 Oktober 2010 | 19:08 WIB

Membangun Kolam Ikan Koi
TERKAIT:
KOMPAS.com — Ukuran tubuh koi dewasa relatif besar. Warna-warni pada tubuhnya membuat kolam ikan semarak. Tak heran, makin banyak orang yang jatuh cinta memelihara ikan koi.
Jika Anda juga tertarik memelihara ikan koi, maka beberapa persiapan mesti dilakukan. Persiapan ini perlu dilakukan agar ikan koi yang harganya ratusan hingga jutaan rupiah per ekor itu dapat hidup sehat. Kira-kira begini persiapan yang mesti dilakukan:
Mempersiapkan dimensi kolam. Ketika memutuskan untuk memelihara koi, perhatikan dimensi kolamnya. Volume air sangat memengaruhi kesehatan ikan koi. Jika ikan tidak terlalu besar, maka buatlah kolam ikan yang tidak terlalu dalam, begitu pula sebaliknya. Kemudian, perhatikan pula jumlah populasinya di dalam kolam. Seimbangkan luasnya kolam dengan jumlah koi yang akan dipelihara. Kolam yang terlalu besar bisa menyulitkan koi untuk mencari makan.
Pasang aerator di dalam kolam. Selain berfungsi untuk mengalirkan oksigen ke dalam kolam, aerator juga berguna untuk menciptakan arus. Gelembung arus yang ditimbulkan aerator membuat koi sering bergerak. Hal itu bagus untuk koi sebab, makin besar ototnya, makin gendut pula tubuhnya.
Haluskan dinding kolam. Sifat koi yang gemar menggesekkan tubuhnya ke dinding kolam perlu diwaspadai. Dinding kolam yang bertekstur kasar bisa membuat sirip ikan koi terluka. Oleh karena itu, pilih jenis material yang halus untuk dinding kolam ikan. Keramik, misalnya.
Penyinaran. Sinar matahari berperan penting pada kesehatan ikan koi. Dalam sehari, koi membutuhkan hangatnya sinar matahari minimal tiga jam, apalagi untuk jenis koi hikari atau bersisik mengilap. Kekurangan cahaya matahari membuat warna pada tubuh koi memudar. Maka dari itu, ciptakan kolam yang cukup terang. Bila kolam ikan berada di dalam ruangan, maka Anda bisa menyinarinya dengan lampu pijar. (Astri Diana/iDEA)

Sudah mulai berjalan kaki

Halo! Sudah mulai berjalan kaki?
Supaya kegiatan ini memberi hasil yang super baik, cobalah strategi jalan kaki ini. Dijamin Anda akan mendapatkan hasil yang luarbiasa dalam waktu dekat.
1. Buat Komitmen: lakukan jalan kaki dengan teratur, seperti Anda mengingat jadwal makan setiap hari. Selalu temukan waktu untuk melakukannya.
2. Ingat Manfaatnya: supaya semangat, selalu ingat manfaat yang akan diperoleh dari jalan kaki ini: mulai dari mood yang baik sampai jantung yang sehat dan tekanan darah yang normal.
3. Fleksibel: kalau jadwal sedang amat sangat padat, jangan lantas berhenti. Sebaliknya, tetap lakukan jalan kaki meski waktunya jauh lebih sedikit dari biasanya.
4. Berpikir Positif:  selalu tanamkan di pikiran bahwa Anda menyukai kegiatan ini. Dengan cara ini, setiap langkah yang diambil pasti memberi manfaat. Sebaliknya kalau Anda terus-menerus bilang tak suka jalan kaki, maka tubuh juga akan menolak melakukannya. Tak ada manfaat yang bisa diperoleh.
5. Mulai Pagi Hari: jalan kaki di pagi hari akan membuat suasana hati Anda baik sepanjang hari.
6. Ajak Teman: kalau berjalan sendiri terasa membosankan, ajaklah teman atau tetangga untuk melakukannya bersama Anda. Atau suami, mungkin? Biasanya kegiatan olahraga yang dilakukan bersama bisa terasa lebih menyenangkan dan penuh semangat.Nah, sampai  ketemu besok pagi di perempatan, ya